Dari kursus Berbagi, mengarsipkan dan menjaga kendali data pajak
15 menit
Sebelum mengirim, jawab lima pertanyaan: untuk tujuan apa, siapa yang berwenang, data minimum apa, melalui sarana mana dan sampai kapan akses dibutuhkan. Dalam simulasi rapat desa, kebutuhan menghitung jumlah objek PBB biasanya dapat dipenuhi dengan ringkasan, bukan daftar nama, alamat dan nilai pembayaran setiap warga. Ringkasan pun perlu diperiksa agar kelompok yang sangat kecil tidak mengungkap individu.
Jika layanan memang membutuhkan dokumen individual, periksa penugasan serta penerima, batasi kolom dan rentang data, gunakan akun kerja pada sarana resmi dan beri hak minimum. Bedakan hak membaca, mengunduh, mengubah dan membagikan ulang. Tautan untuk siapa saja bukan pembatasan berdasarkan identitas; tautan dapat diteruskan. Catat persetujuan dan rencanakan peninjauan atau pencabutan akses sesuai SOP.
Sebelum kirim, periksa lampiran, sheet tersembunyi, komentar, revisi, foto dan metadata. Berkas yang terlihat hanya satu halaman bisa membawa informasi tambahan. Jika salah penerima, cabut akses jika tersedia dan segera laporkan; fitur unsend tidak menjamin seluruh salinan hilang. Jangan mengirim data tambahan untuk meminta maaf. Pada latihan ini gunakan tabel sintetis berlabel SIMULASI.
Verifikasi tujuan, penerima dan kewenangan melalui jalur resmi.
Pilih kolom dan periode minimum atau agregat yang memadai.
Periksa isi tersembunyi dan metadata pada berkas simulasi.
Tetapkan hak minimum, masa akses dan catatan persetujuan.
Periksa ulang penerima sebelum kirim dan lakukan peninjauan akses.
Permintaan fiktif membutuhkan jumlah objek per desa. Rancang keluaran tiga kolom dan catatan persetujuan; jelaskan cara menangani kelompok yang hanya berisi satu orang.
Rancangan memenuhi tujuan melalui data minimum dan mengantisipasi identifikasi ulang tanpa mengirim daftar individu.
Menggunakan tautan publik karena sulit menambahkan penerima.
Menganggap unsend menjamin semua salinan sudah hilang.
NCSC: Using SaaS securely — sharing access
NCSC: 10 Steps — Data security
Materi ditinjau pada 14 Oktober 2026. Kasus, nama, nomor dan dokumen latihan seluruhnya fiktif. Jangan memasukkan data wajib pajak, password, OTP, recovery code atau tangkapan layar akun nyata ke LMS. Terapkan tindakan pada sistem kerja hanya sesuai penugasan, SOP dan kebijakan instansi.