Dari kursus Respons insiden dan praktik pelindungan data pajak
15 menit
Insiden dapat terlihat sebagai berkas salah kirim, tautan terbuka, perangkat hilang, ekspor tak dikenal atau komputer yang meminta tebusan. Tidak perlu menunggu kepastian bahwa data sudah dicuri untuk melapor. Hentikan tindakan yang memperbesar paparan, batasi akses jika Anda berwenang dan hubungi penanggung jawab melalui kanal yang telah ditetapkan. Jika aplikasi laporan ikut terganggu, gunakan jalur cadangan yang terverifikasi.
Untuk dugaan malware atau ransomware, hentikan pekerjaan dan ikuti prosedur isolasi perangkat dari TI. Jangan menghubungkan media backup, memasang alat pemulihan acak, membayar tebusan, menghapus log atau memformat perangkat sendiri. Keputusan memutus jaringan, mempertahankan daya dan pemeriksaan bukti perlu mengikuti SOP serta arahan tim berwenang; tindakan spontan dapat merusak informasi yang dibutuhkan.
Laporan awal yang singkat lebih berguna daripada laporan sempurna yang terlambat. Sebutkan waktu, kejadian, sistem/perangkat, tindakan yang sudah dilakukan dan apa yang belum diketahui. Gunakan bukti minimum melalui kanal resmi. Tidak perlu melampirkan seluruh daftar wajib pajak atau rahasia akun. Respons yang baik melindungi warga dan layanan sambil memungkinkan penilaian teknis.
Hentikan interaksi atau pekerjaan yang memperbesar risiko.
Batasi akses/isolasi hanya sesuai kewenangan dan SOP.
Hubungi penanggung jawab dari kanal/perangkat yang tepercaya.
Catat fakta waktu, sistem, kemungkinan paparan dan tindakan.
Pertahankan bukti dan ikuti arahan penanganan.
Tulis laporan awal untuk tautan publik SIMULASI yang ditemukan pukul 10.00. Jangan membuka atau membagikan tautan nyata; tandai cakupan unduhan sebagai belum diketahui.
Laporan segera berisi fakta dan ketidakpastian, tindakan pembatasan berwenang serta permintaan bantuan tanpa salinan data berlebihan.
Menunggu ada korban sebelum melapor.
Memformat perangkat atau menghapus log untuk menutupi kesalahan.
CISA: #StopRansomware Guide — incident response checklist
Materi ditinjau pada 14 Oktober 2026. Kasus, nama, nomor dan dokumen latihan seluruhnya fiktif. Jangan memasukkan data wajib pajak, password, OTP, recovery code atau tangkapan layar akun nyata ke LMS. Terapkan tindakan pada sistem kerja hanya sesuai penugasan, SOP dan kebijakan instansi.